Semakin banyaknya produk skincare yang beredar di pasaran, rasanya kayak mau nyoba semuanya deh. Tiap bulan pasti ada.
Aja brand yang ngeluarin produk baru, ada yang bikin serum, ada yang ngeluarin sunscreen, ada yang ngeluarin serum, bulu mata. Wah, macem-macem deh pokoknya. Padahal kita perlu innggat nih biris, enggak semua produk itu bisa cocok di kulit wajah kita? Review dari Biri, para beriy vlogger sekalipun gak menjamin produk itu akan cocok di kulit wajahmu. Makanya penting banget untuk kamu tahu tanda-tanda skincare nggak cocok di kulit wajah itu seperti apa? Supaya kamu bisa segera stop pakai skincare tersebut biar efeknya nggak makin parah. So, tonton video ini sampai habis ya karena nih dia akan bahas beberapa tanda skincare ga cocok di kulit kamu. Sation.
Kandungan asam solisilat yang biasa diformullaasi dalam skincare untuk merawat kulit berjerawat berpotensi menimbulkan efek iritasi dan kemerahan pada kulit. Bahkan, beberapa kejadian pada kulit yang lebih sensitif bisa sampai membuat kulit menjadi kering lo beris. Kalau kamu terus memaksakan penggunaan skincare tersebut, bisa-bisa jerawat kamu jadi makin parah. Untuk itu, kalau kamu memang tetap ingin menggunakan skincare dengan kandungan seliselic ASED, pastikan produk yang kamu gunakan itu non-comedogeikc dan tidak mengandung minyak mineral, kokoa bah, atau bahan penyumbat pori-pori lainnya. Tapi kalau kulitmu tetap merah dan iritasi, segera stop pakai produknya ya.
Beris Jika kamu merasakan sensasi panas, bengkak, atau gatal setelah mengaplikasikan produk skincare. Hal ini merupakan sebuah reaksi sensitif terhadap salah satu kandungan dalam produk skin care yang kamu gunakan. Kadang rasa tersengat memang hal normal ketika menggunakan beberapa produk skincare, khususnya produk-produk eksfoliasi. Tapi kalau rasa cekicekitnya nggak hilang juga mungkin terjadi sesuatu pada kulitmu. Jika wajahmu terasa panas, menyengat, bahkan hingga meninggalkan ruam, kemungkinan besar disebabkan oleh salah satu pengawet wewangian atau bahan kimia yang ada di dalam skincare tersebut. Coba deh, pertimbangkan untuk melakukan tes alergi untuk menentukan kandungan mana yang menjadi penyebab. Sehingga kamu bisa tahu deh bahan apa yang harus diwaspadai di kemudian hari.
Tanda berikutnya yaitu kulit kering hingga mengelupas, kulit kering dan mengelupas. Saat menggunakan skincare baru.
Sebenarnya wajar terjadi. Terlebih jika kau memakai produk dengan kandungan retinol atau benzoi peroksida. Sebab, retino bekerja lebih cepat dalam mengelupas sel-sel kulit mati secara ringan, mengaturmat tangan sel kulit, dan menyebabkan iritasi ringan pada kulit sehingga mendorong pertumbuhan kolagen baru. Namun, jika kulit kau mengalami iritasi berlebihan hingga kulit mengering bahkan mengelupas, hal ini tidak bisa dibiarkan. Miris.
Pengelupasan yang berlebihan dapat merusak sratum corneum, yaitu bagian kulit yang menjadi pelindung terhadap patogen yang dapat mengekspos kulit serta melemahkan fungsi skin barrier dan memicu peradangan. Jika skin barrer rusak, maka kulit menjadi rentan terhadap infeksi dari mikroorganisme seperti bakteri dan jamur, sehingga menyebabkan kulit menjadi sensitif dan mengalami iritasi. Sebelum beralih tanda yang selanjutnya, jangan lupa untuk kamu mengklik tombol like, comment Share, dan subscribe pcebook di Channel.
Mesti waspada ka pas kamu lagi ngaca ngeliat. Ada perubahan pigmentasi terutama pada tulang pipih. Setelah pakai produk skin care baru.
Selama beberapa hari bisa jadi itu pertanda bahwa kulit wajahmu alergi. Pada bahan-bahan inilah kondisi yang disebut dengan hiperpigmentasi paradoks, dimana biasanya kondisi tersebut erat kaitannya dengan skincare untuk mencerahkan kulit yang diperkaya asam kojic atau kojic acid, alfarbutinn dan hidrokiinno. Jika sudah muncul bintik hitam.
Hiperpigmentasi, atau kulit kusam. Baiknya, hentikan semua perawatan kulit yang mengandung bahan-bahan yang tadi dia sebutin. Ya, beris dan tunggu kulit untuk menyeimbangkan dirinya sendiri. Buat mengatasinya, kamu bisa menggunakan serum vitamin C yang diformulasikan untuk pemula untuk mengurangi munculnya bintik-bintik coklat. Selain itu, pengaplikasian tabir surya atau sunscreen juga sangat penting dalam mencegah bintik-bintik yang ada menjadi lebih gelap dan mencegah terbentuknya bintik-bintik hitam baru.
Kondisi selanjutnya yang perlu kamu waspadai adalah ketika kulit wajahmu terasa gatal berlebihan. Kulit yang gatal atau teriritasi dapat menunjukkan reaksi negatif terhadap produk yang kamu gunakan. Kondisi ini dikenal dengan istilah dermatitis kontak kulit. Gatal berlebihan dapat terjadi akibat reaksi pelepasan histamin akibat penggunaan skin care yang kurang tepat. Untuk mengetahui produk mana yang menjadi penyebabnya, sebaiknya gunakan satu persatu produk skin care yang kamu miliki, lalu lihat hasilnya. Berilah jeda selama dua sampai tiga minggu untuk melihat kecocokan produk skin care sebelum memutuskan menggunakan yang baru. Setelah jeda waktu tersebut berakhir dan kaupun mengetahui produk skin care mana yang jadi penyebab gatal pada wajah, kau bisa mengombinasikan kembali produk skin care mu secara perlahan.
Terakhir kamu juga harus waspada kalau kulit wajahmu tiba-tiba terasa jadi lebih licin atau berminyak dari biasanya. Eh, tapi sebelum ini dia bahas lebih lanjut nih dia pamit tuli. A. Beries sampai jumpa di video-video selanjutnya. Cobalah.
Kondisi kulit wajah yang berubah ekstm menjadi sangat licin dan berminyak bisa jadi merupakan tanda bahwa kamu kehilangan minyak alami. Karena penggunaan zat-zat yang keras atau bahan yang terkandung di skin care mu tidak cukup melembabkan kulit. Bukan cuma minyak berlebih, ketidakcocokan kulit wajahmu pada skin care juga dapat ditandai dengan munculnya banyak jerawat. Muncul jerawat emang normal sih, tapi kalau jerawatnya muncul setelah pakai skin care, maka sudah saatnya untuk melihat kembali komposisi bahan di dalam skin caremu. Bisa jadi kamu menggunakannakan bahan yang terlalu keras untuk tipe kulit wajahmu, sehingga tanpa disadari menjadikan kulit berjerawat. Maka sebaiknya channel produk yang mengandung bahan anti jerawat yang telah terbukti seperti TE. Tree.
Atau Central asiatica dengan formulasi bebas minyak dan nonkomedogeik. Jadi dari tanda yang disebutin tadi, ada nggak sih yang saat ini lagi kamu alami? Yuk, ceritain di kolom komentar.
0 Komentar